Cahaya Hidayah Itu Kudapatakan Melalui Perantara Jin Muslim
21.50
Add Comment
Dalam
kitab Irsyadul ‘Ibad diceritakan bahwa Imam Syafi’i R.A (Muhammad Bin Idris
As-Syafi’i) berkata: Saya mengenal seorang Nasrani di kota Makkah yang biasa
dipanggil dengan nama Asqaf sedang melakukan tawaf. Kemudian saya bertanya
kepadanya:
Imam
Syafi’i:
Apa
yang membuatmu meninggalkan agama yang telah diajarkan oleh Ayahmu (Nasrani)? Sehingga
sekarang kamu melakukan tawaf (masuk agama Islam)?
Asqaf:
Saya
mengganti (Agama Nasrani) dengan yang lebih baik (Agama Islam).
Imam
Syafi’i:
Bagaimana
ceritanya kamu bisa mengatakan seperti itu?
Asqaf:
Suatu ketika
saya naik sebuah perahu, ketika sampai ditengah laut, perahu yang saya tumpangi
megalami pecah lambung. Saya selamat karena berpegangan pada sebuah papan,
meskipun ombak tak henti-hentinya menerpa, hingga akhirnya terpaan ombak itu membawa saya ke sebuah pulau diantara gugusan
pulau-pulau yang ada. Dipulau itu terdapat tumbuhan yang lebat, buah-buahan
disana rasanya lebih manis dari pada madu, lebih lembut dari pada mentega dan
terdapat sebuah sungai air tawar yang mengalir. Saya mengucap puji syukur
kepada Tuhan, karena merasa sangat senang mendapatkan makanan berupa buah-buahan
dan minuman di pulau itu.
Ketika
malam mulai tiba, saya merasa takut jika ada hewan buas dan akan mencelakai
saya. Akhirnya saya berinisiatif naik ke sebuah pohon untuk berlindung dan
tidur di dahan pohon itu. Saat memasuki pertengahan malam, tiba-tiba datang
sebuah mahluk dari arah laut seraya mengucapkan kalimat dengan fasih “ Laa ilaaha Illallaah al-ghaffaar, Muhammadun
Nabiyul Muhtar”.
Ketika
mahluk itu sampai di darat, saya melihat bahwa kepala dari mahluk itu seperti
kepala burung kasuari, wajahnya seperti manusia, bentuk tubuhnya seperti unta,
sedangkan ekornya seperti ikan. Melihat hal itu, saya merasa gemetar dan turun
dari pohon karena takut dia akan membunuh saya. Sesampainya di bawah, saya
berniat lari sekencang-kencangnya.
Akan
tetapi, tiba-tiba mahluk itu tahu dan menoleh kepada saya dengan berkata:
“Berhenti !!!, Jika tidak, kubunuh kau”. Dengan rasa takut yang memuncak, saya
mewurungkan niat untuk lari dan diam di tempat seperti yang dia perintahkan.
Lalu mahluk itu menghampiri dan bertanya: “Apa agamamu?”. Dengan gemetar saya
menjawab: “Nasrani”. Dia berkata: “Celakalah kamu, hai orang yang merugi. Tinggalkanlah
agama yang melenceng itu, karena sesungguhnya kamu berada di tempat para jin
mukmin (beriman kepada Allah) dan tidak ada yang akan selamat diantara mereka
kecuali beragama Islam. Kemudian saya bertanya: “Bagaimana caranya masuk
Islam?”. Mahluk itu mengatakan: “Ucapkanlah: Laa Ilaaha Illallah, Muhammadun
Rasuulullah”. Kemudian saya mengucapkan seperti yang diajarkannya. Setelah itu,
mahluk itu menawarkan kepada saya: “Kamu ingin tetap berada di sini atau
kembali pada keluargamu?”. Saya menjawab: “Saya ingin kembali pada keluaga
saya”. Kemudian dia mengatakan lagi: “Tetaplah ditempat ini, sampai ada kapal
yang lewat”.
Akhirnya
saya tetap berdiam diri di temapt itu, menunggu kapal lewat seperti yang dia
ucapkan. Tiba-tiba mahluk itu kembali kearah laut dan menghilang. Tidak lama
setelah itu, ternyata benar, ada kapal yang lewat. Dengan penuh rasa gembira saya
memberi isyarat minta pertolongan pada kapal itu dan akhirnya sayapun selamat.
Saat berada
di atas kapal, ternyata semua anak buah kapal itu adalah orang yang bergama
nasrani dan jumlahnya mencapai 12 orang. Saya menceritakan kepada mereka apa
yang telah saya alami. Mendengar cerita saya, akhirnya mereka juga ikut masuk
agama Islam.
Subhanallah..Maha
Suci Dzat yang telah membuka mata hati mereka menuju keimanan dan agama yang
benar.
Sumber:
Kitab Irsyadul ‘Ibad, Halaman 4, Percetakan al-Hidayah, Surabaya.

0 Response to "Cahaya Hidayah Itu Kudapatakan Melalui Perantara Jin Muslim"
Posting Komentar